Jalan-Jalan Mudik Lebaran 2016 (3): Hari Lebaran

Hari kemenangan telah tiba. Lebaran tahun 2016 adalah lebaran pertama saya di kampung halaman tanpa ibu, rasanya berbeda sekali 😦 Biasanya lebaran hari pertama kami keliling untuk silaturahmi dengan tetangga, tapi karena bapak sendirian di rumah, kami di rumah saja menemani bapak. Lagian bapak kan sesepuh di desa, ya banyak yang ke rumah jadinya ketemu juga dengan tetangga. Tapi sehabis Ashar kami ke berkunjung beberapa tetangga yang sudah sepuh-sepuh dan ziarah ke makam mbah utinya Nashwa.

Pada lebaran hari kedua kami mengunjungi keluarga yang ada di Solo, tapi sorenya langsung pulang lagi. Pergi menggunakan transportasi umum yang murah, nyaman dan cepat. Ya kereta api Prameks, tiketnya juga murah Rp 15.000,- per orang. Tiket sudah saya pesan 5 hari dari tanggal keberangkatan, niatnya sekalian beli tiket PP, cuma tiket balik dari Solo ke Wates sudah habis. Jadi nanti alternatif pulangnya naik bis atau naik Prameks sampai Jogja trus sambung bis ke Wates. Tiket Prameks memang sekarang dibatasi hanya 150% dari kapasitas kereta

Prameks datang tepat waktu dan tempat duduk sudah terisi penuh jadi ya berdiri deh, berharap sampai Jogja banyak yang turun dan Alhamdulillah terkabul. Dengan adanya Prameks rute Kutoarjo – Solo ini perjalanan Wates Solo jadi mudah, cepat dan murah serta nyaman yang penting. Bandingkan dengan jalan raya apalagi saat lebaran gini, udah pasti macet plus panas kalau bis ekonomi nggak pakai AC.

20160707_085302

Read More »

Tradisi Minuman Kaleng Saat Lebaran

Di Sumatera khususnya di Jambi ada tradisi unik dalam lebaran, yaitu menyediakan minuman kaleng untuk tamu yang berkunjung ke rumah. Di Jogja sana tempat asal saya nggak ada tradisi seperti ini. Disana minuman yang disuguhkan paling-paling ya sirup, atau sekarang yang praktis ya air mineral atau paling banter seperti Teh Gelas atau semacamnya. Saya coba telusuri di google tentang tradisi minuman kaleng di Sumatera ini tenyata sudah lama, ada yang menyebutkan sejak tahun 70-an sudah ada.

Minuman kaleng yang disediakan beraneka macam, mulai dari produksi Indonesia sampai impor dari negara tentangga terutama Malaysia dengan beraneka macam merk dan rasa yang saya baru tau ketika saya mulai tinggal di Jambi. Disini, terutama menjelang lebaran, memang banyak sekali minuman impor dari Malaysia yang tidak pernah saya temukan di Jogja.

Read More »