Jalan-Jalan Mudik Lebaran 2016 (10): Nashwa Menangis Lagi

Hari Jum’at keesokan harinya kami memulai tahapan perjalanan pulang ke Jambi tapi sebelumnya seperti saya tulis dibagian terdahulu, kami akan mampir dulu di rumah kakak di Depok. Kurang lebih jam 06.15 WIB kami meluncur ke Stasiun Wates, diantar om-nya Nashwa. Karena sudah masuk kerja, si om dan bulik langsung pulang dan ke tempat kerja. Tinggal mbah Kungnya Nashwa yang ikut menunggu.

Jadwal Prameks datang jam 07.05 WIB dan kami masih berada di luar, belum masuk ke ruang tunggu. Setelah ada pengumuman bahwa kereta yang akan kami naiki sudah datang, kami hendak berpamitan dengan bapak dan tiba-tiba menangislah Nashwa. Sambil terisak-isak dan memeluk saya dia bilang “Lebaran tahun depan kesini lagi ya pak…” Ya mungkin dia sedih harus berpisah jauh dan lama dengan mbah Kungnya. Sejak mbah Utinya nggak ada, Nashwa jadi dekat dengan mbah Kungnya, selama disini dia selalu tidur dengan mbah Kungnya. Padahal dulu waktu mbah Utinya masih ada dia kurang dekat dengan mbah Kungnya, lebih dekat dengan mbah Utinya. Apalagi waktu dia masih kecil dulu, beberapa hari di rumah baru mau digendong mbah Kungnya, beda dengan mbah Uti yang dia langsung lengket meskipun baru tiba.

Read More »

Iklan

Jalan-Jalan Mudik Lebaran 2016 (3): Hari Lebaran

Hari kemenangan telah tiba. Lebaran tahun 2016 adalah lebaran pertama saya di kampung halaman tanpa ibu, rasanya berbeda sekali 😦 Biasanya lebaran hari pertama kami keliling untuk silaturahmi dengan tetangga, tapi karena bapak sendirian di rumah, kami di rumah saja menemani bapak. Lagian bapak kan sesepuh di desa, ya banyak yang ke rumah jadinya ketemu juga dengan tetangga. Tapi sehabis Ashar kami ke berkunjung beberapa tetangga yang sudah sepuh-sepuh dan ziarah ke makam mbah utinya Nashwa.

Pada lebaran hari kedua kami mengunjungi keluarga yang ada di Solo, tapi sorenya langsung pulang lagi. Pergi menggunakan transportasi umum yang murah, nyaman dan cepat. Ya kereta api Prameks, tiketnya juga murah Rp 15.000,- per orang. Tiket sudah saya pesan 5 hari dari tanggal keberangkatan, niatnya sekalian beli tiket PP, cuma tiket balik dari Solo ke Wates sudah habis. Jadi nanti alternatif pulangnya naik bis atau naik Prameks sampai Jogja trus sambung bis ke Wates. Tiket Prameks memang sekarang dibatasi hanya 150% dari kapasitas kereta

Prameks datang tepat waktu dan tempat duduk sudah terisi penuh jadi ya berdiri deh, berharap sampai Jogja banyak yang turun dan Alhamdulillah terkabul. Dengan adanya Prameks rute Kutoarjo – Solo ini perjalanan Wates Solo jadi mudah, cepat dan murah serta nyaman yang penting. Bandingkan dengan jalan raya apalagi saat lebaran gini, udah pasti macet plus panas kalau bis ekonomi nggak pakai AC.

20160707_085302

Read More »