Jalan-Jalan Mudik Lebaran 2016 (5): Semarang

Paginya kami akan kembali berada di jalanan untuk pulang kembali ke Jogja. Bapak mengajak mampir dulu ke makam Sunan Kalijaga, saya sebenarnya kurang tertarik, tapi ya ngikut saja. Di lokasi tersebut sama seperti di Makam Sunan Kudus, kami hanya jalan muter saja melihat orang lagi baca-baca sesuatu, lalu keluar sama dengan di Makam Sunan Kudus tadi malam. Disini lebih tertarik melihat souvenir yang dijual dan saya beli hiasan berupa gantungan di kaca mobil sebagai kenang-kenangan.

20160709_080912
Pedagang di selasar antara gerbang masuk dengan lokasi makam. Sekarang sudah tertata bagus, dulu masih semi permanen.

Oke deh, kembali meluncur menuju Semarang, saya bilang ke Bapak, “Pak kita mampir dulu jalan-jalan di Semarang ya” Bapak mengiyakan saja. Lagian saya yang pegang setirnya, terserah saya mau saya arahkan kemana hahaha…. Semarang kota kenangan bagi saya, tinggal selama 5 tahun lebih di Semarang tentu banyak kenangan yang terjadi. Semarang, salah satu kota yang saya sukai, akhirnya bisa kembali kesini lagi. Bukan kali pertama sebenarnya ke Semarang setelah tinggal di Sumatera, sudah beberapa kali kesini. Kalau ada dinas ke Jakarta saya upayakan pulang ke Jogja dan sengaja pulangnya lewat Semarang 😀

Setelah kemarin menghindari wilayah Kaligawe karena banjir rob, kali ini saya mencoba melewatinya karena kabarnya sudah kering dan memang tidak ada lagi genangan. Masuk ke wilayah Semarang, tujuan pertama adalah Kota Lama karena memang melewatinya. Kami berhenti di kawasan Taman Sri Gunting, lumayan banyak yang berkunjung dan tren sekarang, pada selfie atau wefie.

20160709_094814

Read More »

Jalan-Jalan Mudik Lebaran 2016 (2): Gua Kebon

Di rumah mbahnya Nashwa, lebaran masih sekitar seminggu lagi. Puasa-puasa gini nggak mungkin mau jalan-jalan, bisa sih tapi gak bisa maksimal. Tapi sekitar 5 kilometer dari rumah ada obyek wisata yang dulu saya pernah kunjungi sekali thok pada saat SMP kalo nggak salah, namanya Gua Kebon. Sesuai namanya, di tempat ini  sesuai namanya terdapat gua dan juga terdapat air terjun dengan tinggi sekitar 3 atau 4 meter. Kata “kebon” dalam bahasa setempat artinya pekarangan. Nah karena berada di pekarangan, makanya dinamakan Gua Kebon. Dari postingan di medsos, saya tahu tempat itu sekarang sudah dipercantik, berbeda dengan dulu yang hanya seadanya. Karenanya saya penasaran untuk melihat langsung. Toh Cuma dekat ini, puasa gini nggak masalah.

Read More »