Peta Rute Trans Semarang

Trans Semarang, sistem transportasi massal dengan konsep Bus Rapid Transit (BRT), di Kota Semarang tentunya, yang dilunluncurkan sejak tahun 2009  kini sudah mempunyai 6 koridor. Konon, jumlah penumpang Trans Semarang ini terbanyak kedua setelah Trans Jakarta.

Berikut ini peta rute yang menurut saya sangat bagus dan mudah dipahami. Ini bukan peta resmi dari pihak pengelola Trans Semarang. Peta ini dibuat oleh komunitas pemerhati angkutan umum. Jika dilihat peta ini sangat Trans Jakarta benget gayanya. Nggak heran sih karena si pembuat memang punya andil besar dalam pembuatan peta rute Trans Jakarta.

Peta rute Trans Semarang
Ukuran lebih besar klik disini

Read More »

#Trip2Batam (2): Naik Trans Batam

Karena pesawat mengalami keterlambatan, akhirnya rencana saya untuk naik Damri dari bandara diurungkan dan jadinya naik taksi karena alasan efisiensi waktu. Sekitar jam 11.30 WIB, saya sampai di Hotel Golden View, hotel yang sama ketika saya ke Batam pertama kali dulu. Setelah melakukan registrasi ke panitia dan mendapatkan kamar, saya segera keluar untuk mencoba mengenal Batam. Lagian acara baru akan dimulai malam nanti, dari pada bengong di kamar hotel kan?

Yang saya lakukan adalah mencoba angkutan umum massal di Batam. Tidak afdol ke sebuah kota belum mencicipi angkutan umumnya dan saya ingin naik Trans Batam. Ngubek-ubek google untuk mendapat info tentang Trans Batam terutama rute dan nama-nama jalan yang dilalui, hasilnya cukup minim. Tetapi yang jelas lokasi hotel tempat saya menginap cukup jauh dari rute yang dilalui Trans Batam, yaitu sekitar 3 km.

Selama perjalanan dari bandara, mata saya tak lepas mengamati letak-letak halte Trans Batam dan juga angkot yang kemungkinan lewat dekat hotel. Kesimpulan saya ada angkot yang lewat jalan depan hotel dan rute angkot tersebut akan melewati halte Trans Batam. Tetapi untuk menyingkat waktu saya menggunakan ojek, dan saya mencoba menggunakan Gojek. Inilah adalah pertama kali saya menggunakan jasa ojek online. (baca disini)

Halte terdekat ada di Jalan Yos Sudarso. Awalnya si Gojek berhenti di depan Supermarket Giant tetapi disitu tidak ada halte Trans Batam, lalu saya bilang ke si Gojek untuk menuju halte terdekat karena yang saya tahu, bis dengan konsep BRT hanya bisa naik dan turun di halte yang telah ditentukan.

Letak halte terdekat sekitar 200 meter dari Supermarket Giant dengan lokasi yang cukup jauh dari keramaian, disekelilingnya banyak terdapat semak-semak. Saya heran mengapa letak haltenya terletak di lokasi yang cukup sepi, tidak diletakkan saja di depan Supermarket Giant. Halte berada di tepi jalan seperti halnya halte BRT diluar Jakarta. Masih ada jarak sekitar 5 meter antara aspal dengan halte. Bentuk halte simpel dengan desain terbuka dan beratap. Terdapat peta rute yang terpampang di dinding. Namun nama halte di lokasi dengan di peta tidak sama. Seperti halte ini, namanya Halte BMC namun di peta namanya “Giant”. Ketidaksesuaian nama halte tersebut, sepanjang pengamatan saya banyak terjadi sehingga ini menurut saya cukup membingungkan bagi penumpang.

Peta Rute Trans Batam
Gambar lebih besar klik disini atau disini juga

Read More »

Jalan-Jalan Mudik Lebaran 2016 (1): Jakarta

Mudik lebaran tahun 2016 ini menggunakan pesawat dari Jambi ke Jakarta terus disambung kereta api ke Jogja. Selisihnya sih nggak banyak kalo lanjut menggunakan pesawat karena lebaran gini tiket kereta api juga muahal, Rp 480.000,- per orang. Pengen jalan-jalan dulu di Jakarta, karena selama ini di Jakarta seringnya hanya transit saja. Jadwal pesawat mendarat di CGK jam 09.25 WIB dan kereta api berangkat dari Gambir jam 21.00 WIB. Wuih lama banget dong nunggunya. Ya iyalah kalo hanya duduk di stasiun nunggu kereta api berangkat yang lama pake banget. Tapi di Jakarta itu waktu yang singkat. Dari pada bengong nunggu keberangkatan kereta api ya jalan-jalan saja di Jakarta. Makanya itu saya sengaja ambil penerbangan pagi dan keretanya malam biar bisa jalan-jalan dulu hihihi…. Bukan jalan-jalan biasa lho, tapi wisata edukasi ceritanya.

Pesawat mendarat sesuai jadwal, kemudian nyari bis Damri yang ke Stasiun Gambir. Saya memang ingin mengenalkan pada Nashwa untuk naik transportasi umum, karena kalo di rumah kemana-mana ya pake kendaraan pribadi, transportasi umum minim banget. Biar dia tahu kalau naik transportasi umum itu bisa juga nyaman kok. Kira-kira pukul 10.15 WIB bis sudah meluncur ke Stasiun Gambir dan sekitar sejam kemudian sampai. Masuk ke stasiun menuju ke tempat penitipan barang, tapi mampir dulu ke Bakso Malang, ngisi perut sebelum jalan-jalan. Musafir kan ada keringanan boleh tidak berpuasa to? Hehehe… Dapat keringanan ya dipakai dong, padahal di hotel tadi kami ikut makan sahur. Kok di hotel? Ya karena jarak rumah dari bandara yang jauh, untuk ikut penerbangan pagi harus menginap di hotel.

Read More »