#Trip2Batam (5): Gagal ke Masjid Raya Batam

Kedua kalinya ke Batam dan pertama kalinya ke kawasan Batam Centre membuat saya belum hafal lokasi dan letak antara gedung satu dengan gedung lainnya, begitupun dengan letak Masjid Raya Batam. Tujuan pertama saya ke kawasan Batam Centre adalah ke Mega Mall untuk membeli buku terlebih dahulu dan mengisi perut karena memang sudah waktunya, setelah itu baru ke Masjid Raya Batam. Mengunjungi masjid yang menjadi ikon di sebuah daerah memang cukup menarik bagi saya.

Setelah gagal mendapatkan toko buku di Mega Mall lalu mengisi perut di salah satu restoran cepat saji, saya keluar dan masuk ke kawasan yang saya tidak tahu apa namanya. Yang jelas pintu gerbang kawasan ini mirip menara masjid yang letaknya tepat di samping Mega Mall. Di dalamnya terdapat ruang terbuka yang luas, disana ada kompleks gedung perkantoran Pemkot Batam dan bekas panggung utama pelaksanaan MTQ Nasional Tahun 2014 yang lalu.

20170323_135004

20170323_135118

20170323_135043

Dari kejauhan sudah terlihat Masjid Raya Batam dengan desain yang out of the box, yaitu berbentuk piramida. Masjid dengan menara setinggi 66 meter dan mampu menampung 3.500 jamaah ini mulai dibangun tahun 1999 dan selesai tahun 2001. Tulisan raksasa berbunyi WELCOME TO BATAM di lereng bukit juga terlihat cukup jelas di samping masjid. Berjalan sendirian di tengah ruang terbuka jam 13.30 dengan matahari yang bersinar terang itu adalah sesuatu, panas….. Namun saya tetap semangat karena nanti sampai di masjid pasti akan adem suasananya.

20170323_135018
Masjid Raya Batam mulai terlihat dari kejauhan

20170323_135730

20170323_135737

Semakin mendekat ke arah masjid dan saya baru sadar kalau ternyata Masjid Raya Batam ini lokasinya ada di seberang jalan dan terdapat pagar dimana letak pintu keluar dari kawasan ini cukup jauh dan harus memutar. Saya kira lokasinya jadi satu dengan kompleks ini. Berpikir sejenak dan saya putuskan misi ke Masjid Raya Batam saya batalkan dan saya kembali berpanas-panas ria untuk kembali ke arah Mega Mall menuju halte Trans Batam. Seandainya saya tadi sudah mendapat buku yang Nashwa minta, ceritanya akan lain. Saya tetap akan ke Masjid Raya Batam, karena sudah tidak ada beban lagi.

Iklan

12 thoughts on “#Trip2Batam (5): Gagal ke Masjid Raya Batam

  1. […] Sampai di halte dekat Mega Mall yang diberi nama halte Batam Centre Central Busway penumpang tidak bertambah dan berkurang, hanya 2 termasuk saya dan kata kondekturnya kondisi sehari-hari ya memang sepi seperti ini untuk koridor 5. Saya turun lalu masuk ke Mega Mall dengan tujuan membeli buku tetapi gagal (baca disini), jadinya saya keluar lagi setelah mengisi perut di sebuah restoran cepat saji yang tepat berada di dekat pintu masuk dan berniat menuju Masjid Raya Batam tetapi juga gagal (baca disini). […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s