Taman

Taman di kawasan perkotaan sangat dibutuhkan keberadaannya. Selain sebagai salah satu ruang terbuka hijau, taman juga menjadi pemanis sebuah kota. Disamping itu, taman terutama taman aktif juga menjadi tempat warga untuk berekreasi dan  berolah raga serta wadah berinteraksi. Di Bangko, ibu kota kabupaten tempat saya tinggal terdapat beberapa taman aktif.

Taman PKK

Yang pertama adalah Taman PKK. Saya nggak tahu kapan taman ini dibangun, yang jelas sejak 10 tahun yang lalu saya mulai tinggal disini, taman ini suda ada. Sudah tua umurnya taman ini terlihat dari fisik taman yang sudah terlihat usang. Taman berbentuk segitiga berada di pertigaan di tepi jalan lintas Sumatera dengan jalan menuju rumah dinas Bupati.

Ini menjadi satu-satunya taman aktif yang ada sebelum taman-taman lain dibangun. Tempat ini dulu dan sampai sekarangpun masih menjadi tempat yang cukup favorit bagi warga terutama anak muda untuk menikmati taman ini sambil berfoto-foto. Karena ingin membuat tulisan ini, maka saya menyempatkan diri masuk ke taman ini dan ini adalah pertama kalinya saya masuk ke taman ini, padahal hampir setiap hari pergi dan pulang kerja saya selalu melewati taman ini.

dsc07876

dsc07869
Tampilan luar

dsc07874

dsc07870

Taman Layak Anak dan Lansia

Taman ini dibangun sekitar tahun 2015 berada di samping kantor Bupati Merangin atau tepatnya depan Pengadilan Agama Bangko. Sesuai namanya “Taman Layak Anak” ada beberapa wahana permainan anak, tapi yang untuk lansia saya masih belum paham.

dsc07888

dsc07891
Wahana permainan untuk anak

Taman untuk anak diatas dibatasi oleh pagar keliling warna biru. Sedang disampingnya ada taman seperti yang terlihat pada foto di bawah ini. Ada terdapat beberapa tempat duduk, inikah taman yang untuk lansia?

dsc07896

dsc07893

Taman Bujang Upik

Taman ini merupakan taman baru yang baru dibangun pada tahun 2016 kemarin. Berada di depan Kompleks Kantor Bupati dan  kompleks perkantoran pemda. Taman ini pantasnya disebut hutan kota karena banyak berisi pohon besar yaitu pohon mahoni dan angsana. Kini lokasi ini dipercantik dengan pembangunan tempat duduk dan diberi pagar pembatas karena taman ini berada tepat di tepi jalan lintas Sumatera dan diapit jalan milik kabupaten, jadi taman ini memanjang kurang lebih 400 meter dengan lebar sekitar 10 meter.

Saya nggak paham juga dengan perencanaan kota waktu itu mengapa membangun jalan baru yang sejajar dengan jalan lintas Sumatera dengan jarak yang hanya 10 meter sepanjang 400 meter yang akhirnya malah membuat lalu lintas menjadi kurang teratur karena jalan lintas Sumatera dipakai 2 arah, dan jalan milik kabupaten juga 2 arah.

Lokasi ini dari dulu memang sering digunakan untuk tempat duduk karena lokasi yang rindang. Sebelum dibangun tempat duduk seperti sekarang ini, pengunjung duduk-duduk di akar pohon atau di rerumputan. Sebelum diberlakukan larangan berjualan, banyak pedagang yang menjajakan dagangan disini.

dsc07867
dsc07880

dsc07882

dsc07884

dsc07882

dsc07883
Pagar ini nggak lama lagi mungkin hancur terangkat akar pohon angsana yang membesar
dsc07886
View dari jalan lintas Sumatera

Taman Batu

Taman ini juga taman yang baru selesai dibangun akhir tahun lalu. Lokasi ini cukup jauh, dari pusat kota sekitar 3 km. Sesuai namanya, di taman ini terdapat banyak batu, namun bukan batu biasa. Batu yang ada disini adalah batu fosil yang berasal dari pohon yang menjadi batu karena proses alam jutaan tahun lamanya. Di tempat kami dinamakan batu sungkai, yang ketika booming batu akik beberapa waktu lalu menjadi buruan penggemar batu akik. Batu ini memang banyak terdapat di Kabupaten Merangin, sehingga banyak diperdagangkan ke luar daerah. Karena itulah taman ini dibuat untuk melestarikan batu sungkai tersebut.

Di taman ini dipajang batu sungkai yang jumlahnya banyak, mungkin mencapai 100 buah. Yang patut dikawatirkan, karena tempatnya terbuka dan sepi tanpa penjagaan bisa saja batu ini menjadi incaran pencuri, terlebih jika suatu saat batu akik ngetren lagi. Nggak kuat mengangkat karena berat, bisa saja kan dicuil-cuil sedikit itu batu.

20170115_094659-800x600

20170115_094936-800x600

20170115_094724-800x600

20170115_094956-800x600

20170115_095023-800x600

20170115_094849-800x600
Sudah jadi korban tangan jail

Kembali ke Taman PKK diatas yang kondisinya sudah mulai rusak, ada desain revitalisasi Taman PKK menjadi taman yang lebih bagus dan luas sampai ke tepi sungai Batang Merangin seperti terlihat pada desain dibawah ini.

dsc07843

dsc07844

Selain itu di seberangnya juga akan dibangun taman yang diberi nama RTH Ujung Tanjung seperti yang terlihat pada maket dibawah ini. Gambar ini juga saya dapatkan dari Pameran Pembangunan akhir tahun lalu.

dsc07840

dsc07841

pkk
Warna Biru lokasi Taman PKK yang sekarang. Warna merah lokasi pengembangan Taman PKK. Warna kuning lokasi RTH Ujung Tanjung.

Kedua desain tersebut saya dapat dari Pameran Pembangunan akhir tahun lalu. Namun belum ada informasi kapan itu akan dibangun. Dan lagi, lokasi untuk taman PKK saat ini masih terdapat bangunan milik warga sipil, pemerintah dan Koramil. Tidak tahu status tanahnya bagaimana. Jos deh kalau dua ini terealisasi…

Iklan

3 thoughts on “Taman

  1. taman pak ansori bagus juga, sayang kurang terawat sekarang, kemarin lewat mentawak ada taman anak yang bagus juga, meski kecil.. kalo taman ujung tanjung udah jadi 100% bakal keren banget 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s