Jalan-Jalan Mudik Lebaran 2016 (6): Pantai ke Pantai

Setelah 3 hari nonstop mulai dari Hari Kamis, Jum’at dan Sabtu kami muter terus, Hari Minggunya digunakan untuk di rumah saja istirahat dan Hari Seninnya jalan-jalan lagi. Hari Senin yang seharusnya hari pertama PNS harus masuk kerja kembali setelah libur lebaran, saya masih akan plesir alias tamasya hehehe… Ya gimana ya, Menpan mengeluarkan aturan larangan nambah cuti setelah cuti bersama kok yo mepet banget. Emang orang mudik apalagi antar pulau itu rencananya mendadak gitu? Mudik jauh gini, rencananya paling nggak setahun sebelumnya dan tiket dibeli beberapa bulan sebelumnya. Ini terkait dengan ketersediaan tiket yang habis jika belinya mepet dan kalaupun masih ada harganya selangit.  Tiket PP sudah dibeli jauh hari sebelum lebaran mosok yo dibatalke, di reschedule juga sulit karena tiket rata-rata sudah habis, ya sudah lanjut saja liburannya hehehe…

Nashwa sih sudah beberapa kali ke pantai tapi kali ini dia pengen ke pantai yang pasirnya putih. Berarti mesti ke pantai di wilayah Gunung Kidul, ya udah demi anak apa sih yang nggak. Let’s Go…. hanya berempat saja dengan buliknya Nashwa, si om sudah masuk kerja, bapak nggak ikut juga.  Saya terakhir ke pantai di wilayah Gunung Kidul pas kuliah dulu sama teman-teman di les Bahasa Inggris, hihihi dulu sempat ikut les Bahasa Inggris dengan niat pengen cas cis cus Bahasa Inggrisnya, tapi hasilnya tetap amburadul. Wis ben, yang penting little little i can speak English 😛

Kembali ke topik, dulu pantai yang terkenal dan biasa jadi tujuan wisata ya BKK alias Baron, Kukup, Krakal. Beda dengan sekarang yang ada banyak banget pantai di wilayah Gunung Kidul yang dibuka untuk berwisata. Misalnya pantai Indrayanti, Drini, Sundak, Sepanjang, dll yang nggak cukup sehari kali ingin semua kita kunjungi. Target saya sih 3 atau 4 pantai saja. Rekomendasi yang didapat, pantai yang bagus selain BKK tersebut adalah Indrayanti.

Oke deh, tujuan pertama adalah Pantai Indrayanti yang terletak paling jauh. Pantai Indrayanti ini nama resminya sekarang adalah Pantai Pulangsawal, nggak tahu kok lebih terkenal dengan nama Indrayanti. Jalan ke kompleks pantai di Gunung Kidul tersebut kini semakin mudah karena akan menjadi bagian dari Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS). Sebagian jalan sudah terbangun, jalannya lebar mulus dan cenderung sepi yang nyambung dengan jalan lama yang masih sempit.

20160711_160053

20160711_161029

Tiket masuk kesemua pantai yang ada hanya sekali saja yaitu Rp. 9.500,- per orang tapi masih kena parkir di masing-masing pantai sebesar Rp. 5.000,-. Di pantai ini, dari tempat parkir kita sudah langsung bisa melihat deburan ombak. Pantai Indrayanti yang pertama kami kunjungi ini pasirnya memang putih tapi pantainya cukup curam dan pasirnya tidak begitu lembut. Selain itu pantainya tidak panjang karena diapit batu karang baik disisi kanan maupun kirinya sehingga terkesan tidak lapang. Setelah dirasa cukup main-main pasir dan ombak kami pindah ke pantai selanjutnya yaitu Krakal.

20161119_171223-480x640

20160711_113439

20160711_113030

20160711_113042

Jarak ke Krakal dari Indrayanti hanya sekitar 3 atau 4 km saja, jadi nggak butuh waktu lama kami sudah sampai. Tempat parkir juga berada dekat pantai sehingga pantai langsung terlihat. Yang berbeda dengan Indrayanti, Krakal mempunyai pantai yang landai jadi enak buat main-main air, pasirnya hampir sama dengan di Pantai, tapi kayaknya lebih kasar dan banyak kerang-kerang di pasir. Tapi ini justru menjadi keasyikan tersendiri bagi Nashwa mengumpulkan kerang, yang akhirnya dibawa pulang ke Jambi untuk hiasan akuarium.

20160711_125959

20160711_130309

20160711_130344

Setelah beberapa lama kami pindah ke Pantai Kukup. Berbeda dengan Indrayanti dan Krakal yang parkirnya tepat dipinggir pantai, di Pantai Kukup ini lokasi parkir agak jauh, sehingga kita mesti jalan sekitar 200 meter dari lokasi parkir ke pantai. Tapi ini bikin asyik, karena di selanjang jalan menuju ke pantai terdapat kios-kios seperti penjual souvenir maupun makanan dari hasil laut seperti udang, ikan, undur-undur dan lain-lain. Dan kamipun membelinya pada saat pulang nanti.

Pasir di Kukup ini lembut sekali dan bahkan tidak terdapat kerang seperti di Krakal tadi, padahal di tepi pantai terdapat hamparan karang yang cukup luas. Jjika air laut sedang surut kita bisa berjalan agak ke tengah pantai dan mencari ikan-ikan kecil di sela-sela batu karang tersebut. Tapi sayang, karena menjelang sore airnya sudah tinggi dan ombak juga cukup besar. Jadi ya nggak bisa bermain di batu karang tersebut.

20160711_144329

20160711_145052

20160711_152553

Setelah Pantai Kukup, mau ke pantai mana lagi? Ah, sudah cukuplah 3 pantai tadi, sudah capek dan cukup menghitamkan kulit, apalagi langit mulai mendung, cukuplah jalan-jalan hari ini, ayo pulang….

img_20160526_0011
Bonus foto jaman kuliah dulu. Bisa tebak saya yang mana? 😀
Iklan

3 thoughts on “Jalan-Jalan Mudik Lebaran 2016 (6): Pantai ke Pantai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s