Ngebolang Singkat di Bandung

Beberapa waktu lalu ditugaskan menemai bos menghadiri sebuah kegiatan di LAN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. Sudah sampai Jatinangor nggak main ke Bandung rugi banget, apalagi saya belum pernah ke Bandung. Selain itu mau membelikan buku pesanan anak saya. Ya buku, setiap saya pergi dia selalu minta dibelikan buku, bukan mainan, baju atau lainnya. Maka ketika ada waktu luang, dan diizinkan bos, berangkatlah saya ke Bandung sendirian alias ngebolang… Berbekal peta di hape, nggak kawatirlah tersesat di Bandung. Paling-paling kalau nanti bingung ngojek atau naik taksi kan beres 😀

Targetnya tengah hari atau paling nggak jam 1 siang sudah sampai lagi Jatinangor, ya memang waktu sangat singkat untuk jalan-jalan di Bandung. Setelah ngubek-ubek Google mencari informasi angkutan dari Jatinangor ke Bandung, maka jatuhlah pilihan ke shuttle bus yang dapat mencapai Bandung dalam waktu cepat karena lewat jalan tol. Sedangkan Damri melewati jalan biasa yang pastinya akan lama, padahal kalau punya waktu lama saya akan milih naik bis besar seperti Damri ini, lebih asik.

Shuttle bus pun ada berbagai pilihan dengan titik turun yang berbeda-beda di dalam Kota Bandung. Pilihan saya jatuh pada Arnes Shuttle yang mempunyai trayek ke Baltos, sebuah pusat perbelanjaan di Bandung yang berada di samping jalan layang Pasupati tepatnya di depan kampus ITB. Baltos ini cukup dekat dengan Gedung Sate, salah satu tempat yangh ingin saya kunjungi.

Tarif sekali jalan Rp. 20.000,-. Setelah membeli tiket, nggak sampai 5 menit mobil sudah berangkat dengan penumpang hanya separo. Dari Jatinangor jam 09.00 dan sekitar pukul 10.00 sampai di Baltos. Agak lama karena harus melewati jalan kota yang banyak persimpangan dengan lampu merahnya.

Setelah turun mengukur jarak ke Gedung Sate sekitar 1,6 km dan memutuskan untuk jalan saja dan sekitar 20 menit sampai deh, tapi sayang Lapangan Gasibu di depannya sedang direnovasi dan dipagar seng keliling.

20160119_094406


Tujuan selanjutnya adalah jalan legendaris di Bandung, Jalan Braga. Tanya ke petugas keamanan di Gedung Sate rute angkot yang menuju Jalan Braga. Dengan ramah khas orang Sunda, dia menjelaskan tidak ada angkot langsung yang kesana, dan dia menjelaskan rute dan turun dimana untuk ganti angkot selanjutnya. Dan naiklah saya ke angkot yang dimaksud sambil melihat peta di hape. Dan ternyata rute angkotnya melewati Gramedia, wah pas sekali bisa sekalian membelikan buku untuk anak saya.

20160119_102148

20160119_102651

Turun di Gramedia depan Bandung Indah Plaza dan mencari buku yang dia maksud dan setelah dapat segera melajutkan perjalanan setelah sebelumnya tanya ke pegawai di Gramedia rute angkot ke Jalan Braga dan naiklah saya ke angkot. Sesaat kemudian sampailah saya di Jalan Braga dan menyusuri Jalan Braga sampai ke ujung satunya di Jalan Asia Afrika dan kemudian menyusuri jalan itu sampai ke Gedung Merdeka dan selanjutnya menyeberang jalan ke alun-alun Bandung yang terletak di depan Masjid Raya Bandung. Jalan Braga dan Asia Afika ini sangat familiar karena saya penggemar sinetron Preman Pensiun yang banyak mengambil gambar di jalan tersebut.

20160119_103320

Setelah dari alun-alun saya memutuskan untuk kembali ke Jatinangor. Lihat jam menunjukkan pukul 11.00 lebih, bertanya ke pedagang asongan di situ dan ditujukkan angkot yang menuju Baltos tempat shuttle bus tadi dan dibilang harus naik angkot 2 kali dan nanti ganti angkot di Stasiun Bandung. Jam 11.30 baru sampai di Arnes shuttle karena angkotnya muter-muter, ya Bandung ini banyak banget jalan searah sehingga rutenya harus muter-muter jauh.

20160119_103519

20160119_103739

Setelah membeli tiket dan menunggu pemberangkatan. Sampai jam 11.50 belum juga berangkat padahal di websitenya dibilang berangkat setiap 15 menit sekali. Kalo melihat waktu tempuh pada saat berangkat tadi, bakalan molor nih sampai Jatinangornya. Jam 12 lebih dikit akhirnya mobil diberangkatkan, dan ternyata mobil langsung naik ke Jalan layang Pasupati sehingga cepat dan langsung masuk pintu Tol Pasteur dan wus… hanya sekitar 30 menit sudah sampai di Jatinangor. Dan setelah sampai di tempat menginap, setelah sholat dhuhur, si bos bilang acara sudah selesai dan saya di ajak ke Bandung untuk jalan-jalan!!!

Nggak mungkin dong nolak, dan berangkatlah lagi saya ke Bandung kali ini menggunakan mobil sewaan bersama-sama degan peserta lain. Tujuannya adalah Pasar Baru dan Cibaduyut, untunglah tujuannya nggak sama dengan waktu saya tadi sendirian kesana. Di Pasar Baru hanya membeli baju untuk anak dan makanan khas untuk seperti dodol dan kue moci, setelah itu menunggu saja di lantai paling atas sambil menikmati Bandung dari ketinggian, cuma sayang cuaca sedang mendung sehingga kurang jelas pemandangannya.

20160119_154545

20160119_151137

20160119_151400

Jam 16.00 meluncur ke Cibaduyut dan disini saya hanya melihat-lihat saja sebentar karena kaki sudah capek seharian tadi banyak jalan, selanjutnya nongkrong di food court menunggu yang lain datang. Jam 19.00 meluncur pulang dan sejam kemudian sampai di Jatinangor. Mandi dan berkemas, jam 22.00 meluncur ke Jakarta langsung ke Bandara Soekarno Hatta untuk terbang esok harinya. Capek!

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s