Menikmati Soto Semarang Lagi…

Soto, makanan ini mungkin hampir semua orang Indonesia sudah paham. Meskipun namanya sama namun ada perbedaan di setiap daerah. Perbedaan mencolok antara soto dari Jawa dengan dari Sumatera adalah dari cara penyajiannya, jika di Jawa yang namanya soto biasanya nasi dan sotonya langsung di campur dalam satu mangkok, tapi di Sumatera antara soto dan nasi dipisah.

Beberapa hari yang lalu saya kembali merasakan Soto Semarang setelah sekian lama nggak pernah menyantapnya. Saya yang pernah kuliah di Semarang selama 4 tahun 12 bulan dapat dikatakan cukup akrab dengan makanan yang satu ini. Hampir setiap pagi, jika tidak ada kuliah pagi, Soto Semarang menjadi menu sarapan karena ada pedagang soto keliling yang lewat depan kos.

20151222_164129
Tampak depan Warung Soto Semarang Pak Slamet Ragil

Berawal dari browsing di internet ternyata di Jambi ada yang menjual Soto Semarang dengan nama “Pak Slamet Ragil”. Dari keterangan di websitenya http://www.sotosemarang.com warung ini sudah mempunyai 70 puluh cabang di berbagai kota di Indonesia. Setelah mencari tau lokasi warungnya maka pas ada kesempatan ke Kota Jambi sayapun mencobanya.

20151222_163626
Suasana ruang yang nyaman dan bersih

Lokasi warung menempati sebuah ruko yang beralamat di Jalan H. Adam Malik nomor 33 Jambi . Kondisi warung nyaman dan bersih, pelayan berasal dari Jawa dan masih bisa berbahasa Jawa halus. Orang Jawa yang di Sumatera biasanya hanya bisa bahasa Jawa kasar. Kamipun memesan soto, sudah kemecerrrrr…. Dengan ramah pelayan bertanya apakah akan memesan soto campur atau terpisah. Maksud campur disini adalah nasinya dicampur dengan sotonya. Mungkin untuk menyesuaikan dengan konsumen di Jambi maka ada opsi nasinya dipisah. Tentu saja kami memesan soto campur, kalo nasinya dipisah sudah beda sensasi rasanya.

Setelah menunggu beberapa saat akhirnya soto itu datang. Dari tampilan visual nampak ini memang adalah Soto Semarang yang dulu pernah akrab dalam hidup saya. Terlihat kuah bening tanpa santan, dengan sedikit suwiran ayam, soun, toge, dan irisan daun bawang lalu ditaburi bawang goreng. Selain itu bentuk mangkoknya yang kecil dan dalam dan “sendok bebek” dari besi semakin mengingatkan saya dengan kenangan di Semarang dulu.

20151222_162731
Ini dia Soto Semarang yang saya santap, mantab!

Setelah di tambahi kecap dan jeruk nipis saya pun mencobanya dan…… rasa soto ini memang khas Soto Semarang yang saya sukai, rasa yang sangat berbeda dengan Soto di Sumatera, hal ini semakin membuat ingatan saya melayang ke memori masa lalu. Betapa saya rindu dengan masakan-masakan khas Jawa yang tidak bisa saya nikmati setiap saat. Jika masakan Padang bisa kita temui di mana saja, kebalikan dengan masakan Jawa. Meskipun di tempat tinggal saya banyak orang Jawa tapi tidak ada satupun warung makan yang menjual masakan khas Jawa, bahkan orang Jawa pun ketika berjualan soto pun sudah bergaya Soto Sumatera baik dari rasa dan penyajiannya.

Nggak berapa lama semangkok sotopun habis. Soal rasa, jika dibandingkan Soto Sumatera ya jelas ini enak bingitzzz tapi jika dibandingkan dengan yang ada di Semarang dan sudah terkenal seperti Soto Pak No dan Soto Bangkong, soto yang saya makan ini rasanya masih dibawah dua nama tersebut atau ini karena lidah saya saja yang sudah berubah terkontaminasi dengan masakan Sumatera? Entahlah.. tapi yang jelas soto ini sudah mengobati kerinduan saya dengan masakan dari Jawa dan suatu saat jika ada kesempatan saya akan kesini lagi untuk mengobati kerinduan lidah ini.

Disamping Soto Semarang, warung ini juga menyediakan menu lain yaitu Tahu Gimbal Semarang, Kupat Tahu Magelang dan tempe mendoan sertamenu lain yaitu bakso dan mi ayam. Selain soto, saya juga memesan Tahu Gimbal. Makanan khas Semarang yang satu ini memang kurang saya sukai, hanya sekedar ingin mencoba saja dan yang jelas dengan semangkok soto tadi belum membuat perut saya kenyang…

20151222_162759
Tahu Gimbal untuk nambah kenyang perut
Iklan

4 thoughts on “Menikmati Soto Semarang Lagi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s